Selasa, 09 Oktober 2012

03 Oktober 2012


Hello viewers! :D Gue kembali lagi nih buat berbagi informasi yang gue dapat dari mata kuliah PO! Now, it’s reviews….. Let’s see guys!

  • Individual itu terbagi menjadi 2: IQ (kecerdasan seseorang) dan EQ (emotional seseorang). EQ ini dibagi lagi yaitu Interpersonal (kemampuan emosional terhadap orang lain)  dan Intrapersonal (kemampuan emosional terhadap diri sendiri).
Dari satu kata ‘Individual’ tadi, bercabanglah dengan adanya karakter, sifat, sikap hingga muncullah:

INDIVIDUAL -->    KELOMPOK -->  PERADABAN.

  • SIFAT: muncul dari kita lahir/ gen. Namun, setelah kita terus berkembang, sifat yang kita bawa dari itu hanya sekitar 20% sedangkan lingkungan mempengaruhi sifat seseorang hingga 80% (wow jauh sekali yaaa..)
  • SIKAP berasal dari:
  1. Kognitif: manusia dibekali kognitif/ akal pikiran (head) dan emotional-heart. Itulah yang mebedakan manusia dengan makhluk ciptaan yang lain. 
  2. Afektif : perasaan seseorang dalam menanggapi sesuatu
  3. Perilaku
  • KARAKTER berbeda dengan sifat. Kalo sifat dari lahir, maka karakter seseorang dapat dibentuk. Biasanya dari gender, ras, usia, religion/ faith.
Jika beberapa individu berkumpul dengan individu lain yang mempunyai karakter yang sama, maka akan terbentuk culture (budaya) dan apabila beberapa budaya berkumpul maka muncullah peradaban (civilization).
Peradaban sangat dekat dengan penciptaan (creation) dan dalam mebangun peradaban, manusia harus mengoptimalkan creation.

  • ADAPTION: dalam adaptasi ada istilah “survival the fittest” (yang kuat yang berkuasa).
Manusia ada mungkin ada yang cenderung kearah adaptasi atau mungkin sebaliknya cenderung ke creation istilah lainnya kreasi. Sedangkan hewan hanya memiliki kemampuan beradaptasi. Manusia yang sukses haruslah mempunyai kreasi jangan hanya mengandalkan adaptasi.

Sebagai contoh:
Mahasiswa A dan B sama-sama mempunyai IP 2,3. Di dunia kerja 2,3 merupakan nilai yang rawan, kemungkinan mendapatkan pekerjaan minim. Mahasiswa A menyadari itu, maka dia memiliki kreasi untuk mempunyai usaha sendiri. Sedangkan mahasiswa B, dia tidak mempunyai kreasi. Setelah lulus, dia cenderung beradaptasi dengan keadaan dan lingkungannya. Hal tersebutlah yang membuat dia menjadi pengangguran bahkan bertindak kriminal karena dia harus beradaptasi dengan keadaannya yang begitu begitu saja. Berbeda dengan mahasiswa A, karena dia mempunyai kreasi, maka dia dapat berkembang.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi individu:
-         - Keluarga
-         -  Pacar dan sahabat
-         -  Lingkungan
-         -  Masyarakat sipil
-         - Nation
-        -  World




Knowledge (pengetahuan) merupakan hal umum yang dimiliki setiap orang. Pengetahuan bisa didapat darimana saja. Skill (kemampuan) merupakan keahlian sesorang dalam melakukan suatu tugas. Skill didapat dari pandangan dan pengalaman seseorang.
seseorang yang mempunyai skill harus ada keinginan untuk mencari tahu (mengembangkan pengetahuan), begitu pula dengan seseorang yang mempunyai knowledge juga harus mengasah dan mengembangkan skillnya supaya ilmu yang dia dapat ga sia-sia.


Dosen gue bertanya, "Bisa ga Borobudur dibuat duplikat yang bener-bener mirip fisiknya dizaman sekarang?"
yaaa.. kalo misalnya dari fisik sih mungkin bisa, karena sekarang ini sudah banyak teknologi yang canggih, berbeda dengan zaman dulu yang ga ada teknologi yang maju. Namun, untuk sekarang, Borobudur dibangun kembali di Indonesia, itu bukanlah hal yang mudah bahkan bisa dibilang nih ya..... Mustahil. Karena apa? Karena zaman sekarang itu, mentalitas bangsa kita jauh berbeda dengan mentalitas zaman dulu. Kalo di zaman dulu, kurang lebih 20 kali pergantian tahta, orang dulu tuh punya mentalitas yang diajung jempol. Mereka tetap konsisten untuk membangun Borobudur sampai selesai..

  •  
  •  "Apakah kalian percaya pada keberuntungan?" Sebenernya keberuntungan itu ga ada. Yang ada itu kesempatan dan kompetensi. Contoh: Ketika kita gagal dalam suatu ujian, maka kita terus berlatih dalam mengahadapi kompetensi. Maka dengan kerja keras itulah kita mempunyai kesempatan. Jadi, kesempatan itu ada bila kita kerja keras. 
"Kesempatan yang sama itu tidak datang 2 kali, namun kesempatan yang lain banyak."
  • Perilaku Organisasi: beberapa perilaku individu dalam organisasi yang mempunyai sistem dan struktur yang nantinya untu mencapai suatu tujuan. Individu butuh organisasi untuk mengembangkan dirinya, begitu juga organisasi butuh individu untuk menjalankan tujuan..

APA YANG DIMAKSUD PERSEPSI?

PERSEPSI (Perception) adalah proses dimana individu mengatur dan menginterprestasikan kesan-kesan sensoris, guna memberikan arti bagi lingkungan mereka.
Maka dari itu, persepsi bisa dibilang mempunyai sifat kognitif, karena kognitif itu merupakan evaluasi pandangan dan pengalaman.
Kenapa persepsi itu penting dalam studi PO??? Hanya karena perilaku individu itu didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri..

TOP TO DOWN : Bagaimana cara seseorang belajar sesuatu yang baru.. istilahnya nih yaaa.. seseorang itu belom tau kognitif (belom ada pandangan/ pengalaman).. Nah setelah belaja/ mencoba sesuatu, dia menjadi mempunyai  pandangan/pengalaman. Contohnya: Ada teko bunyi (tanda sudah matang), lalu ada anak kecil yang melihat dan menyentuhnya. Setelah itu dia tau bahwa teko itu panas. 

DOWN TO TOP : Nah, kalo yang ini seseorang sudah ada pengalaman/ pandangan, maka dia belajar/ evaluasi dari kejadian sebelumnya.. Contohnya: Anak kecil yang tadi, sudah pernah pegang teko yang panas.. Maka dari itu, ketika ada teko yang bunyi (matang) dia tidak menyentuhnya sebab dia tau itu panas.

Teori memori atau HIP (Human Information Processing) itu di ibaratkan seperti komputer. Dimana mempunyai dua memori:
-Short Term Memory
-Long Term Memory
‘LUPA’ itu ternyata disebabkan karena tidak adanya perhatiannya atau no focus. Hal itulah yang menyebabkan ingatan ga sampe ke long term memory.

MOTIVASI

Motivasi (motivation) : proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan sesorang untuk mencapai tujuannya.
Intesitas berhubungan dengan giat seseorang, dimana dalam intensitas (intensity) didukung  motivasi, pembelajaran (learning) dan lima indra.


Hierarki Kebutuhan (ERG Theory)




Teori X dan Y
Menurut Douglas McGregor, ada dua pandangan nyata mengenai manusia:
-Teori X : pada dasarnya negatif. Contoh: Seorang pekerja tidak menyukai pekerjaannya, tidak punya tanggungjawab, mereka malas-malasan, harus dipaksa, dikendalikan untuk mencapai tujuan.
-Teori Y : pada dasarnya postif. Contoh: Seorang pekerja menganggap pekerjaan adalah hal yang menyenangkan, lebih terlatih mengendalikan diri dan emosi, dia akan bersemangat dan termotivasi untuk berkembang.

ERG THEORY, Core Needs:
-Existence
-Relatedness
-Growth

David McClelland, Theory of Needs:
-        -  For achievement : dorongan untuk melebihi, mecapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
-        - For power: utk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak berlaku  sebaliknya.
-        - For affiliation : keinginan utk menjalin hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.








1 komentar:

  1. Semangat pagi Mbak Tessa...senang membaca blognya Mbak Tessa ini, selalu ada tulisan tangan dari catatannya...ini keunikan blognya Mbak Tessa..
    Thanks ya sudah mereview dan membaginya...

    BalasHapus