Hello viewers! :D Gue kembali
lagi nih buat berbagi informasi yang gue dapat dari mata kuliah PO! Now, it’s
reviews….. Let’s see guys!
Dosen gue bertanya, "Bisa ga Borobudur dibuat duplikat yang bener-bener mirip fisiknya dizaman sekarang?"
- Individual itu terbagi menjadi 2: IQ (kecerdasan seseorang) dan EQ (emotional seseorang). EQ ini dibagi lagi yaitu Interpersonal (kemampuan emosional terhadap orang lain) dan Intrapersonal (kemampuan emosional terhadap diri sendiri).
Dari
satu kata ‘Individual’ tadi, bercabanglah dengan adanya karakter, sifat, sikap
hingga muncullah:
INDIVIDUAL --> KELOMPOK -->
PERADABAN.
- SIFAT: muncul dari kita lahir/ gen. Namun, setelah kita terus berkembang, sifat yang kita bawa dari itu hanya sekitar 20% sedangkan lingkungan mempengaruhi sifat seseorang hingga 80% (wow jauh sekali yaaa..)
- SIKAP berasal dari:
- Kognitif: manusia dibekali kognitif/ akal pikiran (head) dan emotional-heart. Itulah yang mebedakan manusia dengan makhluk ciptaan yang lain.
- Afektif : perasaan seseorang dalam menanggapi sesuatu
- Perilaku
- KARAKTER berbeda dengan sifat. Kalo sifat dari lahir, maka karakter seseorang dapat dibentuk. Biasanya dari gender, ras, usia, religion/ faith.
Jika
beberapa individu berkumpul dengan individu lain yang mempunyai karakter yang
sama, maka akan terbentuk culture (budaya)
dan apabila beberapa budaya berkumpul maka muncullah peradaban (civilization).
Peradaban
sangat dekat dengan penciptaan (creation)
dan dalam mebangun peradaban, manusia harus mengoptimalkan creation.
- ADAPTION: dalam adaptasi ada istilah “survival the fittest” (yang kuat yang berkuasa).
Manusia
ada mungkin ada yang cenderung kearah adaptasi atau mungkin sebaliknya
cenderung ke creation istilah lainnya
kreasi. Sedangkan hewan hanya memiliki kemampuan beradaptasi. Manusia yang
sukses haruslah mempunyai kreasi jangan hanya mengandalkan adaptasi.
Sebagai
contoh:
Mahasiswa
A dan B sama-sama mempunyai IP 2,3. Di dunia kerja 2,3 merupakan nilai yang
rawan, kemungkinan mendapatkan pekerjaan minim. Mahasiswa A menyadari itu, maka
dia memiliki kreasi untuk mempunyai usaha sendiri. Sedangkan mahasiswa B, dia
tidak mempunyai kreasi. Setelah lulus, dia cenderung beradaptasi dengan keadaan
dan lingkungannya. Hal tersebutlah yang membuat dia menjadi pengangguran bahkan
bertindak kriminal karena dia harus beradaptasi dengan keadaannya yang begitu
begitu saja. Berbeda dengan mahasiswa A, karena dia mempunyai kreasi, maka dia
dapat berkembang.
- Faktor-faktor yang mempengaruhi individu:
- - Keluarga
- -
Pacar dan sahabat
- -
Lingkungan
- -
Masyarakat sipil
-
- Nation
- -
World
Knowledge (pengetahuan) merupakan hal umum yang dimiliki setiap orang. Pengetahuan bisa didapat darimana saja. Skill (kemampuan) merupakan keahlian sesorang dalam melakukan suatu tugas. Skill didapat dari pandangan dan pengalaman seseorang.
seseorang yang mempunyai skill harus ada keinginan untuk mencari tahu (mengembangkan pengetahuan), begitu pula dengan seseorang yang mempunyai knowledge juga harus mengasah dan mengembangkan skillnya supaya ilmu yang dia dapat ga sia-sia.
Dosen gue bertanya, "Bisa ga Borobudur dibuat duplikat yang bener-bener mirip fisiknya dizaman sekarang?"
yaaa..
kalo misalnya dari fisik sih mungkin bisa, karena sekarang ini sudah
banyak teknologi yang canggih, berbeda dengan zaman dulu yang ga ada
teknologi yang maju. Namun, untuk sekarang, Borobudur dibangun kembali
di Indonesia, itu bukanlah hal yang mudah bahkan bisa dibilang nih
ya..... Mustahil. Karena apa? Karena zaman sekarang itu, mentalitas
bangsa kita jauh berbeda dengan mentalitas zaman dulu. Kalo di zaman
dulu, kurang lebih 20 kali pergantian tahta, orang dulu tuh punya
mentalitas yang diajung jempol. Mereka tetap konsisten untuk membangun
Borobudur sampai selesai..
- "Apakah kalian percaya pada keberuntungan?" Sebenernya keberuntungan itu ga ada. Yang ada itu kesempatan dan kompetensi. Contoh: Ketika kita gagal dalam suatu ujian, maka kita terus berlatih dalam mengahadapi kompetensi. Maka dengan kerja keras itulah kita mempunyai kesempatan. Jadi, kesempatan itu ada bila kita kerja keras.
"Kesempatan yang sama itu tidak datang 2 kali, namun kesempatan yang lain banyak."
- Perilaku Organisasi: beberapa perilaku individu dalam organisasi yang mempunyai sistem dan struktur yang nantinya untu mencapai suatu tujuan. Individu butuh organisasi untuk mengembangkan dirinya, begitu juga organisasi butuh individu untuk menjalankan tujuan..
APA YANG DIMAKSUD PERSEPSI?
PERSEPSI (Perception) adalah proses dimana individu mengatur dan
menginterprestasikan kesan-kesan sensoris, guna memberikan arti bagi lingkungan
mereka.
Maka dari itu, persepsi bisa
dibilang mempunyai sifat kognitif, karena kognitif itu merupakan evaluasi
pandangan dan pengalaman.
Kenapa persepsi itu penting dalam
studi PO??? Hanya karena perilaku individu itu didasarkan pada persepsi mereka
tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri..
TOP TO DOWN : Bagaimana cara seseorang belajar sesuatu
yang baru.. istilahnya nih yaaa.. seseorang itu belom tau kognitif (belom ada
pandangan/ pengalaman).. Nah setelah belaja/ mencoba sesuatu, dia menjadi
mempunyai pandangan/pengalaman. Contohnya:
Ada teko bunyi (tanda sudah matang), lalu ada anak kecil yang melihat dan
menyentuhnya. Setelah itu dia tau bahwa teko itu panas.
DOWN TO TOP : Nah, kalo yang
ini seseorang sudah ada pengalaman/ pandangan, maka dia belajar/ evaluasi dari
kejadian sebelumnya.. Contohnya: Anak kecil yang tadi, sudah pernah pegang teko
yang panas.. Maka dari itu, ketika ada teko yang bunyi (matang) dia tidak
menyentuhnya sebab dia tau itu panas.
Teori memori atau
HIP (Human Information Processing)
itu di ibaratkan seperti komputer. Dimana mempunyai dua memori:
-Short Term Memory
-Long Term Memory
‘LUPA’ itu ternyata
disebabkan karena tidak adanya perhatiannya atau no focus. Hal itulah yang menyebabkan ingatan ga sampe ke long term memory.
MOTIVASI
Motivasi (motivation) : proses yang menjelaskan
intensitas, arah, dan ketekunan sesorang untuk mencapai tujuannya.
Intesitas berhubungan dengan giat seseorang, dimana dalam
intensitas (intensity) didukung motivasi, pembelajaran (learning) dan lima indra.
Hierarki Kebutuhan (ERG Theory)
Teori X dan Y
Menurut Douglas McGregor, ada dua
pandangan nyata mengenai manusia:
-Teori
X : pada dasarnya negatif. Contoh: Seorang pekerja tidak menyukai pekerjaannya,
tidak punya tanggungjawab, mereka malas-malasan, harus dipaksa, dikendalikan
untuk mencapai tujuan.
-Teori
Y : pada dasarnya postif. Contoh: Seorang pekerja menganggap pekerjaan adalah
hal yang menyenangkan, lebih terlatih mengendalikan diri dan emosi, dia akan
bersemangat dan termotivasi untuk berkembang.
ERG THEORY, Core Needs:
-Existence
-Relatedness
-Growth
David McClelland, Theory
of Needs:
- -
For achievement : dorongan
untuk melebihi, mecapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
- -
For power: utk membuat individu lain
berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak berlaku sebaliknya.
- - For affiliation : keinginan utk menjalin hubungan
antarpersonal yang ramah dan akrab.



Semangat pagi Mbak Tessa...senang membaca blognya Mbak Tessa ini, selalu ada tulisan tangan dari catatannya...ini keunikan blognya Mbak Tessa..
BalasHapusThanks ya sudah mereview dan membaginya...