Selasa, 23 Oktober 2012

Kasus PO

Hello guys! Hari ini gue mau ngeposting mengenai salah satu kasus perilaku organisasi!

Jadi ada kasus yang menceritakan:

    Ada sebuah kepanitian yang menyelenggarakan suatu acara. Kepanitiaan tersebut dituntut harus menyiapkan suatu acara besar. Ketua sebagai pemimpin ingin acara berjalan sesuai rencana tetapi dia tidak dapat mengembangkan timnya. Pada hari H, kinerja panitia tidak terlalu baik sehingga menyebabkan acara tidak terlaksana sesuai dengan rencana.  


Dalam contoh kasus diatas, terdapat perilaku individu-individu dalam organisasi. Perilaku organisasi itu sendiri merupakan beberapa individu yang memliki beberapa perilaku yang mempunyai suatu tujuan yang nantinya untuk membentuk suatu sistem/ struktur.
 
 Apa yang membuat acara tersebut tidak terlaksana sesuai dengan rencana? 
 jadi, kenapa dalam kasus diatas, acara tidak terlaksana sesuai rencana, hal tersebut karena kurangnya komunikasi yang lancar. Dalam suatu organisasi, komunikasi merupakan hal yang sangat penting. Selain kurangnya komunikasi nih.. Peran ketua/ manajer pun sangat penting loh...

 Apakah ada pengaruh dari kepemimpinan ketua panitia ?

Di suatu organisasi, peran pemimpin/ ketua sangat penting, karena dialah yang memegang kendali/ mengkoordinasikan rekan anggotanya ataupun bawahannya. Seorang pemipin diharapkan mempunyai kemampuan tehnical (dalam menggunakan alat/ mengoperasikan alat), kemampuan interpersonal (kempuan dalam bersosialisasi dengan orang lain), dll.
 
 Mengapa tim tersebut tidak dapat bekerjasama dengan baik ?

Ya karena itu dia.. kurangnya kommunikasi, pemimpin pun kurang dapat mengembangkan organisasinya..

Selasa, 16 Oktober 2012

WINDTALKERS

HELOOO EVERYBODY!! New posting by me, and this's a unique posting ( my opinion) 'cause... in the posting, i will review about movie "WINDTALKERS"!  :D (tanda smile sebelum tau genre filmnya apa hahaha).. 


Tugas ini diberikan Pak Seta, karena beliau ga bisa masuk karena anaknya sakit (get will right soon! )  :D  Wokeh, back to the topic.. Setelah gue mencari-cari di Youtube, ternyata eh ternyata..... This movie about WAR! (rawwwrrr.... hmmm.. maybe i can see action movie, but don't finish haha..) 

Are you know guys??Gue nonton film ini pagi loh... Dan diawal film ini ternyata udah nongol tentara berdarah-darah mengambang diair -____-  Yaaaa gue ga bisa nerangin detail kondisi tentaranya, karena gue sendiri ngeliatnya merinding...! But, don't worry guys! you can see this movie in my blog (just click huehehe.. bagi yang merinding, mending jgn diterusin nontonnya ya :p )






Yang ga sanggup nontonnya, bakal gue kasih reviewnya sob! Oiya... This movie have not English and Indonesian subtitle, alias only listening :O  dan ini yang ngebuat gue bingung dan cuma bisa ngeliat alur dan paling dapet cerita dari listening cuma dikit huhehehe.. Jadi jujur aja nih ya, gue tau sinopsis jelasnya dari om google.. Gue dapet dari link ini nih (http://sukrawan.com/2009/08/17/windtalkers-film/ dan http://www.indosiar.com/sinopsis/windtalkers_50564.html).
Thanks for you both :)

Windtalkers adalah sebuah film action yang disutradarai oleh John Woo, sutradara dari Face/Off. Bintang Nicolas Cage dan Christian Slater berperan sebagai Sersan di Korps Marinir Angkatan Laut AS yang bertugas melindungi Navajo Code Talkers selama Perang Dunia II dalam perebutan pulau Saipan melawan Jepang.

Jadi...film "Windtalkers" berawal dari perang dunia II dikawasan Pasific. Agen rahasia Amerika berusaha keras mencari kode pertempuran sekaligus memecahkannya atas sandi yang dibuat oleh tentara Jepang. 

Jawabannya kode tersebut, ada dalam bahasa kuno Navajo. Akhirnya, pihak Amerika mengutus pasukan korps Marinir yang disebut "Windtalkers". Dengan misi membongkar kode tersebut juga pasukan khusus ini tidak boleh ditangkap hidup oleh pasukan musuh.Yang mana kejadiannya bersamaan dengan pertempuran Kopral Joe Enders (N.Cage) dan peleton marinirnya melawan pasukan Jepang di Guadalcanal, kepulauan Solomon pada tahun 1943.  Banyak pasukan Marinir AS terbunuh satu persatu (ada yang ditembak, di bom, di putusin kepala, dll) Eh buseeettt ngilu, ga tega nontonnya :(

Pasukan khusus ini, disebar ke garis depan pertempuran di area Pasifik. Hal ini dilakukan untuk dapat memecahkan kode bahasa rahasia mereka.
Kontak senjata pun tidak dapat dihindarkan oleh mereka yang berada didaerah konflik senjata. Untuk menghindari kegagalan misi tersebut, pihak Amerika menambah pasukan marinir untuk memback up dan memastikan bahwa misi ini jangan sampai gagal.

Pada akhirnya hanya tersisa Enders seorang diri, dan pada saat dia sedang berkabung di depan mayat-mayat anak buahnya sebuah granat meledak di sampingnya sehingga membuat dia tidak sadarkan diri, sampai dia jadi trauma... (yaiyalah, wong mengenaskan gitu, ckckck)
Kemudian Enders dibawa ke rumah sakit  setempat di mana dia dianugrahi penghargaan Purple Heart sebelum dia dibawa ke rumah sakit militer. Pada pertengahan tahun 1944, Enders hampir sembuh dari cedera pasca perang di Saipan kecuali pendengarannya yg masih terganggu pada telinga kirinya. Dia dinyatakan tidak layak lagi kembali berperang kecuali dia bisa lulus dalam test pendengaran. Seorang wanita di rumah sakit yg merawatnya simpatik terhadap Enders dan membantunya lulus dalam test pendengaran sehingga Enders bisa lulus test tersebut. Enders dipromosikan menjadi Sersan dan kembali aktif berdinas di Marinir. 
Yaa... pokoknya ntar ada pemilihan agen baru tuh kan.. terus ada 2 agen yang akhirnya terpilih sebagai pemecah sandi karena memang keahlian mereka yang dapat memecahkan sandi. Nah 2 agen ini bernama Soldado Ben Yahzee sama Soldado Charles Whitehorse. Kedua agen ini akhirnya terpilih dalam misi perebutan pulau Saipan yang diperebutkan pula oleh tentara Jepang.
Terus ntar terdapat 4 kali perang yang mana pada akhirnya tentara Amerika dapat menguasai pulau Saipan tersebut. Perang pertama berada di dasar pulau Saipan.  Kemudian perang yang kedua, ketika pasukan tentara Amerika sedang menuju daerah selanjutnya dipulau Saipan tersebut. Di tengah jalan, mereka langsung diserang oleh tentara jepang (naaahh disini nih gue makin ngilu nontonnya! Jangan kan nonton guys.. Nulis reviewan aja jadi ngilu gitu :O ). Jadi ada salah satu tentara Amerika yang kena ledakan dan kakinya langsung buntung (astagaaaa.... speechless!)ntara lain yang mungkin adalah teman baikknya, yang tadinya udah bersembunyi dan ngelindungin diri, eh malah keluar lagi buat selamatin temen nya yg kakinya udah buntung itu, disitu pada akhirnya keduanya pun tewas karena terkena ledakan. The last, perang yang ketiga, terjadinya ditengah-tengah pulau Saipan, yang  terdapat rumah penduduk pulau saipan. Dalam perjalanan kelompok masuk ke ladang ranjau dan kemudian diserang oleh Jepang. Yazzie mulai menyerang pasukan Jepang tanpa rasa takut, menewaskan sejumlah besar tentara Jepang dalam kemarahan atas kematian temannya. Dalam hiruk-pikuk, ia kehilangan radio yang mereka butuhkan untuk memanggil dukungan udara untuk menghancurkan senjata. Yazzie dan Enders mencoba untuk mengambil radio, keduanya ditembak tetapi mereka sampai ke radio dan masuk ke dalam sampul. Mereka kemudian dikelilingi oleh Jepang dan Yazzie mencoba untuk mendapatkan Enders sekaligus untuk melindungi kode tetapi Enders menolak dan meminta Yazzie untuk menyelamatkan diri. Yazzie kemudian memanggil bantuan udara untuk menghancurkan senjata Jepang. Yazzie kemudian melihat Enders ditembak di dada sementara membawa dia dan bergerak untuk menghentikan kehilangan darah. Namun Enders menghentikannya, terengah-engah kata-kata terakhir untuk Yazzie tentang bagaimana dia tidak ingin membunuh Whitehorse sebelum ia meninggal. Film berakhir dengan kembali Yazzie di Amerika Serikat dengan istri dan anaknya di atas mesa di Monumen Valley, Arizona, melakukan ritual Navajo untuk membayar hormat kepada Enders (kalian boleh liat di movie di blog ini guys!)


So.. apa hubungannya WINDTALKERS movie vs organisasi???



Kalo menurut gue nih yaaaa... Windtalkers itu kan terdiri dari kumpulan individu yang mempunyai satu tujuan yaitu buat mendapatkan kode dimana ada struktur didalamnya. Nah si Enders itu sebagai atasan istilahnya kapten-lah..
  • sebagai seorang kapten, kita harus mendengarkan pendapat dari bawahan/ partner kita. Nah pendapat mereka itu kan bisa dijadikan sebagai masukkan.. dengarkan, pikirkan, musyawarahkan dan sebagai kapten, kita harus mampu mengambil keputusan buat organisasinya. 
  • nah untuk tercapainya tujuan, di suatu kelompok/ organisasi harus kompak, saling bekerja sama, saling menghormati dan menghargai, seperti halnya di Windtalkers yang saling membantu partnernya dalam mencapai tujuan.
  • Terus di organisasi itu kan ga selalu mulus, pasti selalu ada permasalahan. Nah, disini kita dilatih untuk saling menghargai, meredam emosi, menyelesaikan permasalahan secara baik dan bersama-sama.... Jadi kalo kata gue, dalam mencapai suatu tujuan di organisasi, kita harus satu hati, satu tujuan, dan perlu ada sifat menghargai dan kekeluargaan :D

Okeee guys.. ini dia review-an saya tentang WINDTALKERS movie.. Enjoy it!

Selasa, 09 Oktober 2012

03 Oktober 2012


Hello viewers! :D Gue kembali lagi nih buat berbagi informasi yang gue dapat dari mata kuliah PO! Now, it’s reviews….. Let’s see guys!

  • Individual itu terbagi menjadi 2: IQ (kecerdasan seseorang) dan EQ (emotional seseorang). EQ ini dibagi lagi yaitu Interpersonal (kemampuan emosional terhadap orang lain)  dan Intrapersonal (kemampuan emosional terhadap diri sendiri).
Dari satu kata ‘Individual’ tadi, bercabanglah dengan adanya karakter, sifat, sikap hingga muncullah:

INDIVIDUAL -->    KELOMPOK -->  PERADABAN.

  • SIFAT: muncul dari kita lahir/ gen. Namun, setelah kita terus berkembang, sifat yang kita bawa dari itu hanya sekitar 20% sedangkan lingkungan mempengaruhi sifat seseorang hingga 80% (wow jauh sekali yaaa..)
  • SIKAP berasal dari:
  1. Kognitif: manusia dibekali kognitif/ akal pikiran (head) dan emotional-heart. Itulah yang mebedakan manusia dengan makhluk ciptaan yang lain. 
  2. Afektif : perasaan seseorang dalam menanggapi sesuatu
  3. Perilaku
  • KARAKTER berbeda dengan sifat. Kalo sifat dari lahir, maka karakter seseorang dapat dibentuk. Biasanya dari gender, ras, usia, religion/ faith.
Jika beberapa individu berkumpul dengan individu lain yang mempunyai karakter yang sama, maka akan terbentuk culture (budaya) dan apabila beberapa budaya berkumpul maka muncullah peradaban (civilization).
Peradaban sangat dekat dengan penciptaan (creation) dan dalam mebangun peradaban, manusia harus mengoptimalkan creation.

  • ADAPTION: dalam adaptasi ada istilah “survival the fittest” (yang kuat yang berkuasa).
Manusia ada mungkin ada yang cenderung kearah adaptasi atau mungkin sebaliknya cenderung ke creation istilah lainnya kreasi. Sedangkan hewan hanya memiliki kemampuan beradaptasi. Manusia yang sukses haruslah mempunyai kreasi jangan hanya mengandalkan adaptasi.

Sebagai contoh:
Mahasiswa A dan B sama-sama mempunyai IP 2,3. Di dunia kerja 2,3 merupakan nilai yang rawan, kemungkinan mendapatkan pekerjaan minim. Mahasiswa A menyadari itu, maka dia memiliki kreasi untuk mempunyai usaha sendiri. Sedangkan mahasiswa B, dia tidak mempunyai kreasi. Setelah lulus, dia cenderung beradaptasi dengan keadaan dan lingkungannya. Hal tersebutlah yang membuat dia menjadi pengangguran bahkan bertindak kriminal karena dia harus beradaptasi dengan keadaannya yang begitu begitu saja. Berbeda dengan mahasiswa A, karena dia mempunyai kreasi, maka dia dapat berkembang.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi individu:
-         - Keluarga
-         -  Pacar dan sahabat
-         -  Lingkungan
-         -  Masyarakat sipil
-         - Nation
-        -  World




Knowledge (pengetahuan) merupakan hal umum yang dimiliki setiap orang. Pengetahuan bisa didapat darimana saja. Skill (kemampuan) merupakan keahlian sesorang dalam melakukan suatu tugas. Skill didapat dari pandangan dan pengalaman seseorang.
seseorang yang mempunyai skill harus ada keinginan untuk mencari tahu (mengembangkan pengetahuan), begitu pula dengan seseorang yang mempunyai knowledge juga harus mengasah dan mengembangkan skillnya supaya ilmu yang dia dapat ga sia-sia.


Dosen gue bertanya, "Bisa ga Borobudur dibuat duplikat yang bener-bener mirip fisiknya dizaman sekarang?"
yaaa.. kalo misalnya dari fisik sih mungkin bisa, karena sekarang ini sudah banyak teknologi yang canggih, berbeda dengan zaman dulu yang ga ada teknologi yang maju. Namun, untuk sekarang, Borobudur dibangun kembali di Indonesia, itu bukanlah hal yang mudah bahkan bisa dibilang nih ya..... Mustahil. Karena apa? Karena zaman sekarang itu, mentalitas bangsa kita jauh berbeda dengan mentalitas zaman dulu. Kalo di zaman dulu, kurang lebih 20 kali pergantian tahta, orang dulu tuh punya mentalitas yang diajung jempol. Mereka tetap konsisten untuk membangun Borobudur sampai selesai..

  •  
  •  "Apakah kalian percaya pada keberuntungan?" Sebenernya keberuntungan itu ga ada. Yang ada itu kesempatan dan kompetensi. Contoh: Ketika kita gagal dalam suatu ujian, maka kita terus berlatih dalam mengahadapi kompetensi. Maka dengan kerja keras itulah kita mempunyai kesempatan. Jadi, kesempatan itu ada bila kita kerja keras. 
"Kesempatan yang sama itu tidak datang 2 kali, namun kesempatan yang lain banyak."
  • Perilaku Organisasi: beberapa perilaku individu dalam organisasi yang mempunyai sistem dan struktur yang nantinya untu mencapai suatu tujuan. Individu butuh organisasi untuk mengembangkan dirinya, begitu juga organisasi butuh individu untuk menjalankan tujuan..

APA YANG DIMAKSUD PERSEPSI?

PERSEPSI (Perception) adalah proses dimana individu mengatur dan menginterprestasikan kesan-kesan sensoris, guna memberikan arti bagi lingkungan mereka.
Maka dari itu, persepsi bisa dibilang mempunyai sifat kognitif, karena kognitif itu merupakan evaluasi pandangan dan pengalaman.
Kenapa persepsi itu penting dalam studi PO??? Hanya karena perilaku individu itu didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri..

TOP TO DOWN : Bagaimana cara seseorang belajar sesuatu yang baru.. istilahnya nih yaaa.. seseorang itu belom tau kognitif (belom ada pandangan/ pengalaman).. Nah setelah belaja/ mencoba sesuatu, dia menjadi mempunyai  pandangan/pengalaman. Contohnya: Ada teko bunyi (tanda sudah matang), lalu ada anak kecil yang melihat dan menyentuhnya. Setelah itu dia tau bahwa teko itu panas. 

DOWN TO TOP : Nah, kalo yang ini seseorang sudah ada pengalaman/ pandangan, maka dia belajar/ evaluasi dari kejadian sebelumnya.. Contohnya: Anak kecil yang tadi, sudah pernah pegang teko yang panas.. Maka dari itu, ketika ada teko yang bunyi (matang) dia tidak menyentuhnya sebab dia tau itu panas.

Teori memori atau HIP (Human Information Processing) itu di ibaratkan seperti komputer. Dimana mempunyai dua memori:
-Short Term Memory
-Long Term Memory
‘LUPA’ itu ternyata disebabkan karena tidak adanya perhatiannya atau no focus. Hal itulah yang menyebabkan ingatan ga sampe ke long term memory.

MOTIVASI

Motivasi (motivation) : proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan sesorang untuk mencapai tujuannya.
Intesitas berhubungan dengan giat seseorang, dimana dalam intensitas (intensity) didukung  motivasi, pembelajaran (learning) dan lima indra.


Hierarki Kebutuhan (ERG Theory)




Teori X dan Y
Menurut Douglas McGregor, ada dua pandangan nyata mengenai manusia:
-Teori X : pada dasarnya negatif. Contoh: Seorang pekerja tidak menyukai pekerjaannya, tidak punya tanggungjawab, mereka malas-malasan, harus dipaksa, dikendalikan untuk mencapai tujuan.
-Teori Y : pada dasarnya postif. Contoh: Seorang pekerja menganggap pekerjaan adalah hal yang menyenangkan, lebih terlatih mengendalikan diri dan emosi, dia akan bersemangat dan termotivasi untuk berkembang.

ERG THEORY, Core Needs:
-Existence
-Relatedness
-Growth

David McClelland, Theory of Needs:
-        -  For achievement : dorongan untuk melebihi, mecapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
-        - For power: utk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak berlaku  sebaliknya.
-        - For affiliation : keinginan utk menjalin hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.








26 September 2012


Hai hai semuanya :D hari ini gue udah masuk kuliah loh lalalala…. Sebenernya gue udah masuk dari hari Jumat kemarin sih :p Btw, gue mau berbagi nih dengan apa yang tadi gue pelajarin di jam matkul Perilaku Keorganisasian tadi!
Pertama kali matkul mulai, Pak Seta bertanya, “Apa yang kalian ketahui dari Individual?” dan langsung dijawab sama temen kelas gue yang didapet dari novel..

  • Individual itu terbagi menjadi 2: IQ (kecerdasan seseorang) dan EQ (emotional seseorang). EQ ini dibagi lagi yaitu Interpersonal (kemampuan emosional terhadap orang lain)  dan Intrapersonal (kemampuan emosional terhadap diri sendiri).
Dari satu kata ‘Individual’ tadi, bercabanglah dengan adanya karakter, sifat, sikap hingga muncullah:

INDIVIDUAL  -->    KELOMPOK -->  PERADABAN.

  • SIFAT: muncul dari kita lahir/ gen. Namun, setelah kita terus berkembang, sifat yang kita bawa dari itu hanya sekitar 20% sedangkan lingkungan mempengaruhi sifat seseorang hingga 80% (wow jauh sekali yaaa..)

  • SIKAP berasal dari:
  1. Kognitif: manusia dibekali kognitif/ akal pikiran (head) dan emotional-heart. Itulah yang mebedakan manusia dengan makhluk ciptaan yang lain. 
  2. Afektif 
  3. Perilaku
  • KARAKTER berbeda dengan sifat. Kalo sifat dari lahir, maka karakter seseorang dapat dibentuk. Biasanya dari gender, ras, usia, religion/ faith.
Jika beberapa individu berkumpul dengan individu lain yang mempunyai karakter yang sama, maka akan terbentuk culture (budaya) dan apabila beberapa budaya berkumpul maka muncullah peradaban (civilization).
Peradaban sangat dekat dengan penciptaan (creation) dan dalam mebangun peradaban, manusia harus mengoptimalkan creation.

  • ADAPTION: dalam adaptasi ada istilah “survival the fittest” (yang kuat yang berkuasa).
Manusia ada mungkin ada yang cenderung kearah adaptasi atau mungkin sebaliknya cenderung ke creation istilah lainnya kreasi. Sedangkan hewan hanya memiliki kemampuan beradaptasi. Manusia yang sukses haruslah mempunyai kreasi jangan hanya mengandalkan adaptasi.

Sebagai contoh:
Mahasiswa A dan B sama-sama mempunyai IP 2,3. Di dunia kerja 2,3 merupakan nilai yang rawan, kemungkinan mendapatkan pekerjaan minim. Mahasiswa A menyadari itu, maka dia memiliki kreasi untuk mempunyai usaha sendiri. Sedangkan mahasiswa B, dia tidak mempunyai kreasi. Setelah lulus, dia cenderung beradaptasi dengan keadaan dan lingkungannya. Hal tersebutlah yang membuat dia menjadi pengangguran bahkan bertindak kriminal karena dia harus beradaptasi dengan keadaannya yang begitu begitu saja. Berbeda dengan mahasiswa A, karena dia mempunyai kreasi, maka dia dapat berkembang.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi individu:
-         - Keluarga
-         -  Pacar dan sahabat
-         -  Lingkungan
-         -  Masyarakat sipil
-         - Nation
-        -  World




Knowledge (pengetahuan) merupakan hal umum yang dimiliki setiap orang. Pengetahuan bisa didapat darimana saja. Skill (kemampuan) merupakan keahlian sesorang dalam melakukan suatu tugas. Skill itu dapat dilatih. 
seseorang yang mempunyai skill harus ada keinginan untuk mencari tahu (mengembangkan pengetahuan), begitu pula dengan seseorang yang mempunyai knowledge juga harus mengasah dan mengembangkan skillnya supaya ilmu yang dia dapat ga sia-sia.


Dosen gue bertanya, "Bisa ga Borobudur dibuat duplikat yang bener-bener mirip fisiknya dizaman sekarang?"
yaaa.. kalo misalnya dari fisik sih mungkin bisa, karena sekarang ini sudah banyak teknologi yang canggih, berbeda dengan zaman dulu yang ga ada teknologi yang maju. Namun, untuk sekarang, Borobudur dibangun kembali di Indonesia, itu bukanlah hal yang mudah bahkan bisa dibilang nih ya..... Mustahil. Karena apa? Karena zaman sekarang itu, mentalitas bangsa kita jauh berbeda dengan mentalitas zaman dulu. Kalo di zaman dulu, kurang lebih 20 kali pergantian tahta, orang dulu tuh punya mentalitas yang diajung jempol. Mereka tetap konsisten untuk membangun Borobudur sampai selesai..

  •  
  •  "Apakah kalian percaya pada keberuntungan?" Sebenernya keberuntungan itu ga ada. Yang ada itu kesempatan dan kompetensi. Contoh: Ketika kita gagal dalam suatu ujian, maka kita terus berlatih dalam mengahadapi kompetensi. Maka dengan kerja keras itulah kita mempunyai kesempatan. Jadi, kesempatan itu ada bila kita kerja keras. 
"Kesempatan yang sama itu tidak datang 2 kali, namun kesempatan yang lain banyak."
  • Perilaku Organisasi: beberapa perilaku individu dalam organisasi yang mempunyai sistem dan struktur yang nantinya untu mencapai suatu tujuan. Individu butuh organisasi untuk mengembangkan dirinya, begitu juga organisasi butuh individu untuk menjalankan tujuan..